MALANG – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Malang menggelar upacara peringatan yang berlangsung khidmat dan meriah, melibatkan partisipasi penuh dari seluruh peserta didik. Momen ini terasa istimewa dengan kehadiran perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Malang serta Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Malang, H. Achmad Shampton, S.HI., M.Ag., yang bertindak langsung sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya yang menggugah, H. Achmad Shampton menyoroti tantangan masa depan dan peran krusial Gerakan Pramuka dalam mewujudkan ketahanan nasional, khususnya terkait isu swasembada pangan. Beliau menegaskan bahwa upaya swasembada pangan tidak boleh dilihat dari kacamata sempit. "Swasembada pangan bukan semata persoalan tanam menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungan," papar beliau. Pesan ini menjadi refleksi penting bagi para siswa madrasah agar terus mengasah kemandirian, daya kritis, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar sebagai bentuk pengamalan Dasa Darma.
Selain penyampaian amanat strategis, kemeriahan HUT ke-65 Pramuka di MAN 1 Kota Malang ini juga diwarnai dengan momen unjuk bakat siswa. Agenda dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan Pramuka Garuda sekaligus pelantikan jajaran pengurus Pramuka MAN 1 Kota Malang untuk masa bakti 2026/2027. Sebagai pamungkas acara, lapangan madrasah disuguhkan dengan kolaborasi penampilan yang memukau, mulai dari kreasi seni memikat yang dibawakan oleh Tim Koperasi Siswa (Kopsis), hingga atraksi tari semaphore yang menghibur dari Tim Pramuka. Keseluruhan rangkaian acara ini menjadi bukti nyata bahwa tunas-tunas muda madrasah siap tangguh, bertumbuh, dan memberikan makna bagi negeri.